
Qatar Open 2026: Janice Tjen Amankan Tempat Di Babak Kedua
Qatar Open 2026: Janice Tjen Amankan Tempat Di Babak Kedua Setelah Sosoknya Telah Berhasil Kalahkan Haddad Maia. Nama Janice Tjen mendadak menjadi perbincangan hangat di dunia tenis internasional. Petenis putri Indonesia itu mencetak kejutan besar pada ajang WTA 1000 Qatar Open 2026. Karena ia berhasil meraih kemenangan meyakinkan di babak pertama. Bertanding di Doha, Qatar, pada Senin (9/2/2026) waktu setempat atau Selasa (10/2/2026) dini hari WIB. Dan Janice tampil luar biasa saat menghadapi petenis Brasil, Beatriz Haddad Maia. Kemenangan ini terasa istimewa karena Janice datang ke turnamen bergengsi tersebut dengan status wildcard. Namun, status tersebut sama sekali tidak mengurangi kepercayaan dirinya di lapangan. Justru sebaliknya, Janice menunjukkan permainan agresif. Dan penuh determinasi sejak poin pertama. Transisi dari pemain pendatang baru menjadi ancaman serius di turnamen besar. Karena tampak jelas dalam laga berdurasi singkat tersebut dalam Qatar Open 2026.
Kemenangan Telak Yang Mengejutkan Dunia Tenis
Janice Tjen sukses dengan Kemenangan Telak Yang Mengejutkan Dunia Tenis. Dan berhasil menyingkirkan Beatriz Haddad Maia dengan skor mencolok 6-0, 6-1 hanya dalam waktu 70 menit. Hasil ini menjadi salah satu kemenangan paling mencolok di babak pertama. Sejak gim awal, Janice langsung mengambil kendali permainan tanpa memberi ruang bagi lawannya untuk berkembang. Dominasi Janice terlihat dari kemampuannya memaksimalkan peluang. Ia mencatatkan dua ace penting. Dan berhasil mengonversi tiga dari tujuh break point pada set pertama.
Bahkan, Janice mampu unggul telak 40-0 untuk mengamankan poin pembuka. Tentunya yang sebuah sinyal kuat bahwa ia siap tampil menyerang sepanjang pertandingan. Setelah mengamankan set pertama tanpa kehilangan gim, Janice tidak mengendurkan intensitas permainan. Ia tetap konsisten menekan Haddad Maia melalui rally cepat dan penempatan bola yang akurat. Transisi dari bertahan ke menyerang dilakukan dengan sangat rapi, membuat petenis Brasil tersebut kesulitan keluar dari tekanan.
Servis Berbahaya Jadi Senjata Utama Janice Tjen
Salah satu faktor kunci kemenangan adalah Servis Berbahaya Jadi Senjata Utama Janice Tjen. Servis keras dan akurat membuat Haddad Maia kerap berada dalam posisi defensif sejak awal poin. Dengan servis tersebut, Janice mampu mengontrol tempo permainan. Dan memaksakan skema yang ia inginkan. Selain servis, ketenangan Janice dalam membaca permainan lawan juga patut di apresiasi. Ia tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Kemudian selalu memilih pukulan yang aman namun tetap agresif.
Kombinasi ini membuat Janice terlihat jauh lebih matang di banding usianya. Transisi permainan Janice dari baseline ke net juga berjalan mulus. Ia beberapa kali memanfaatkan bola pendek untuk menutup poin dengan cepat. Hal ini menunjukkan bahwa persiapannya menuju turnamen WTA 1000 bukan sekadar formalitas. Namun melainkan hasil dari latihan intensif dan perencanaan matang.
Debut Manis Di WTA 1000 Dan Sinyal Masa Depan Cerah
Kemenangan atas Haddad Maia memastikan Janice Tjen melaju ke babak kedua dalam Debut Manis Di WTA 1000 Dan Sinyal Masa Depan Cerah. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam karier profesionalnya. Serta sekaligus mempertegas bahwa petenis Indonesia mulai di perhitungkan di level tertinggi tenis dunia. Sebelumnya, Janice juga mencatatkan hasil positif dalam debutnya di ajang WTA 500 Abu Dhabi. Saat itu, ia berhasil menyingkirkan petenis unggulan Australia, Maya Joint, melalui pertandingan ketat rubber set. Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa kemenangan di Qatar bukan kebetulan semata. Transisi dari turnamen WTA 500 ke WTA 1000 kerap menjadi tantangan berat bagi banyak pemain muda.
Namun, Janice justru mampu menjawab tantangan tersebut dengan performa meyakinkan. Hal ini membuka peluang besar baginya untuk melangkah lebih jauh dan mengumpulkan poin penting di ranking dunia. Ke depan, penampilan impresif Janice Tjen di ajang ini menjadi harapan baru bagi tenis Indonesia. Dengan mental kuat, teknik solid, dan kepercayaan diri yang terus meningkat. Dan Janice berpotensi menjadi ikon baru di kancah tenis internasional. Jika mampu menjaga konsistensi, langkahnya di turnamen ini bisa menjadi awal dari perjalanan panjang menuju level elite dunia. Terutama di ajang Qatar Open 2026.