Liga Italia: Como Tim Kuda Hitam Samai Poin Inter Di Puncak

Liga Italia: Como Tim Kuda Hitam Samai Poin Inter Di Puncak

Liga Italia Musim Ini Menyajikan Kisah Mengejutkan Setelah Klub Baru Promosi Berhasil Menunjukkan Konsistensi Luar Biasa. Klub itu adalah Como 1907, tim yang kini dimiliki oleh Grup Djarum, sukses menggebrak papan atas klasemen Serie A. Mereka baru saja memperpanjang rekor impresif mereka menjadi sebelas kali berturut-turut meraih poin di kompetisi tertinggi sepak bola Italia. Performa konsisten ini membawa klub berjuluk I Lariani tersebut menembus circle zona Liga Champions, sebuah pencapaian yang sebelumnya sulit dibayangkan.

Tentu saja, lonjakan performa ini bukan terjadi secara kebetulan semata. Dalam pekan ke-13 Serie A, Como berhasil mengalahkan Sassuolo 2-0 di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Jumat (28/11/2025). Kemenangan ini menegaskan bahwa mereka adalah tim yang patut diperhitungkan setelah tidak pernah terkalahkan sejak September. Selama periode emas tersebut, tim asuhan Cesc Fabregas ini sukses meraup 21 poin dari total 33 poin maksimal yang bisa didapatkan.

Laju perolehan poin yang sangat pesat ini membuat posisi Como di klasemen menjadi sorotan utama. Dengan mengumpulkan total 24 poin dari 13 pertandingan, Como memang masih berada di peringkat ke-6. Akan tetapi, koleksi poin mereka kini telah menyamai Inter Milan, tim kuat yang saat ini menduduki posisi ke-4, yang juga merupakan batas akhir zona Liga Italia Champions. Inter sendiri dikenal sebagai wakil terbaik Italia di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir, bahkan mencapai babak final musim lalu.

Konsistensi Performa Di Lapangan Hijau

Konsistensi Performa Di Lapangan Hijau menjadi fondasi utama bagi kebangkitan klub I Lariani musim ini. Sejak memasuki bulan September, ritme permainan tim ini terasa semakin matang, menghasilkan rentetan hasil positif yang menempatkan mereka di jajaran elite. Keberhasilan ini terbukti dari kemampuan mereka mengumpulkan poin secara beruntun, menunjukkan adanya mentalitas pemenang yang telah tertanam dalam skuad. Oleh sebab itu, setiap pertandingan kini menjadi ujian untuk mempertahankan momentum berharga ini.

Keberhasilan Como juga tercermin dari kemenangan berharga atas tim-tim besar yang lebih dulu mapan di Serie A. Mereka sukses menundukkan Lazio dan Juventus, dua klub raksasa Italia, di awal musim. Selain kemenangan penting itu, mereka juga mampu menahan imbang tim kuat lainnya seperti Atalanta dan Napoli, yang notabene adalah salah satu tim terkuat. Kumpulan hasil ini menunjukkan bahwa tim tersebut telah berhasil menaikkan level permainan mereka jauh di atas ekspektasi awal musim.

Pencapaian ini membuat Como sekarang berhak disebut sebagai kuda hitam yang patut diwaspadai oleh setiap lawan. Walaupun baru promosi, mereka sudah mampu bersaing langsung dengan tim-tim yang secara historis memiliki sumber daya dan pengalaman lebih unggul. Pelatih Como, Cesc Fabregas, menegaskan bahwa timnya terus berupaya membangun konsistensi yang dibutuhkan untuk bisa bersaing di level tertinggi. Hal ini memerlukan kerja keras terus-menerus dan fokus yang tidak terpecah.

Dengan konsistensi ini, Como kini memiliki peluang nyata untuk menguji kelayakan mereka berada di circle Liga Champions. Tantangan besar akan datang pada 7 Desember 2025 mendatang, ketika Nico Paz dan rekan-rekannya harus melawat ke Giuseppe Meazza untuk menghadapi Inter Milan. Pertandingan ini dipastikan akan menjadi ajang pembuktian sesungguhnya.

Ujian Sesungguhnya Di Panggung Liga Italia

Laga mendatang akan menjadi Ujian Sesungguhnya Di Panggung Liga Italia bagi Como. Pertandingan kontra Inter Milan di Giuseppe Meazza merupakan tolok ukur definitif untuk melihat seberapa jauh perkembangan yang telah dicapai tim. Musim lalu, Como masih belum mampu berbuat banyak saat bertemu Inter, di mana mereka selalu menelan kekalahan dengan skor 0-2 dalam dua pertemuan di Serie A.

Namun, situasinya saat ini sudah sangat berbeda berkat konsistensi yang mereka tunjukkan. I Lariani kini datang ke Milan dengan status yang sejajar dalam hal perolehan poin. Inter Milan, bersama Napoli, terus diakui sebagai tim terkuat di Italia, menjadikan pertemuan ini sebagai barometer yang sangat kredibel. Fabregas menyatakan bahwa pertandingan seperti ini seharusnya memberikan energi yang besar bagi tim asuhannya untuk memberikan performa yang cerdas dan berani.

Fabregas menekankan pentingnya mengubah mentalitas dan budaya kerja sejak mereka memulai dari Serie D. Mantan gelandang Arsenal dan Barcelona ini memuji peran presiden klub dan staf kuat yang berada di belakang layar. Semua elemen tersebut menciptakan pondasi yang solid bagi pertumbuhan klub. Tim ini ingin membuktikan bahwa mereka bukan sekadar klub kecil, melainkan klub dengan “hati besar dan rencana yang hebat” di Liga Italia.

Pelatih Fabregas Menetapkan Target Jangka Panjang

Pelatih Fabregas Menetapkan Target Jangka Panjang untuk klubnya setelah melihat pencapaian luar biasa sejauh ini. Fabregas selalu mengingatkan skuadnya untuk tetap membumi dan tidak terlena dengan pujian yang datang. Walaupun performa tim memukau, mereka harus terus fokus pada peningkatan level yang lebih jauh lagi dibandingkan capaian musim lalu.

Fabregas menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari perubahan mentalitas dan budaya kerja yang diterapkan sejak awal. Mereka membangun tim ini dalam waktu yang relatif sangat singkat, hanya dalam dua tahun terakhir. Oleh karena itu, langkah besar yang telah dibuat jauh melampaui perkiraan awal. Semua kerja keras ini bertujuan untuk memastikan tim tidak hanya bersinar sebentar, tetapi menjadi kekuatan permanen di Liga Italia.

Keyakinan akan proyek jangka panjang ini sangat besar, meskipun mereka menyadari bahwa pertumbuhan membutuhkan waktu dan proses. Fabregas memiliki visi bahwa dalam rentang waktu enam sampai tujuh tahun ke depan, klub ini akan mampu bersaing secara reguler dengan tim-tim terkuat di Italia. Visi ini didukung oleh kemajuan yang sudah mereka capai dalam dua tahun pertama proyek.

Pertandingan melawan Inter Milan akan menjadi langkah penting untuk mengukur jarak yang tersisa menuju puncak. Dengan semangat untuk terus belajar dan berjuang, Como siap memberikan kejutan dan menunjukkan bahwa posisi mereka saat ini bukan kebetulan semata.

Membangun Budaya Kerja Menuju Level Eropa

Pencapaian luar biasa Como menunjukkan manfaat nyata dari Membangun Budaya Kerja Menuju Level Eropa yang telah diinisiasi oleh manajemen dan Fabregas. Budaya kerja yang kuat, disiplin, dan terfokus menjadi pembeda utama yang memungkinkan sebuah tim promosi dapat bersaing dengan raksasa-raksasa Serie A. Integritas dan ambisi besar dari pemilik klub telah berhasil menularkan energi positif kepada seluruh elemen tim.

Fokus Fabregas pada konsistensi menjadi nilai yang paling relevan dalam konteks persaingan di papan atas. Konsistensi diperlukan untuk mengubah kejutan musiman menjadi dominasi jangka panjang di kancah domestik. Upaya ini melibatkan setiap aspek, mulai dari latihan, strategi pertandingan, hingga manajemen mentalitas para pemain muda.

Dengan komitmen pada pertumbuhan yang berkelanjutan, Como mengirimkan pesan kuat kepada kompetitor mereka bahwa mereka datang untuk menetap. Mereka adalah tim kecil yang didukung oleh hati besar dan rencana jangka panjang yang ambisius. Keberadaan di dekat zona Liga Champions hanyalah awal dari perjalanan ambisius mereka di sepak bola Eropa.

Pada akhirnya, kisah klub ini adalah tentang transformasi dan aspirasi tinggi yang didukung oleh langkah nyata di lapangan. Pencapaian ini menegaskan bahwa kerja keras dan visi jelas memungkinkan tim manapun untuk menantang hierarki yang sudah lama terbentuk di Liga Italia.